Belum Mendapat Bantuan, PWI Peduli Akan Jembatani Warga Tunawicara dengan Dinsos Muba

Musi Banyuasin – Posko Pengaduan PWI ternyata berdampak positif bagi warga terdampak covid-19 dan warga tidak mampu untuk tempat melapor dan meminta solusi akibat tidak mendapatkan bantuan.

Dihari ke-4 bukan hanya warga tidak mampu yang datangi Posko Pengaduan PWI Peduli, ternyata ada juga warga tunawicara asal Lawang Wetan juga mendatangi posko Pengaduan.

Dari hasil pantauan di Posko sejak pukul 10 warga mulai datang untuk konsultasi, bahkan bukan hanya menerima laporan pengaduan, warga yang datang tidak mengunakan masker di berikan masker sebelum memasuki Posko Pengaduan.

Ketua PWI Muba Herlin Koisasi SH melalui Romi Rivano ST selaku Ketua PWI peduli Musi Banyuasin mengatakan; sangat senang dengan terobosan posko peduli ini, ternyata posko ini sangat berfungsi dan dapat menjadi jembatan membantu warga yang tidak mendapatkan bantuan, semoga apa yang rekan rekan media yang tergabung di PWI lakukan berguna dan bermanfaat. 

Untuk data dan laporan akan kami teruskan ke Dinsos, kemudian untuk Kelanjutan akan di gerakan Satgas Posko Pengaduan PWI Muba untuk ditelusuri langkah selanjutnya. Jika, memang layak dapat akan diperjuangkan.

Rusdi (Tunawicara) warga Desa Simpang dari Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Muba di dampingi Rudi Hartono wartawan di Muba yang datang ke Kantor PWI mengatakan, untuk Rusdi tidak pernah mendapatkan bantuan.

Ia berharap dengan datang Ke Posko Pengaduan kedepannya Rusdi dapat dikatakan disabilitas yang harus mendapatkan hak, apalagi berdasarkan edaran, jika disabilitas di prioritaskan untuk di bantu, semoga dengan datang kesini keluhan dapat di salurkan dan di carikan jalan keluar.

Sementara salah satu warga gajah mati juga mengeluhkan hal yang sama, hingga hari ini kami tidak mendapatkan bantuan, di gajah mati tidak mendapatkan bantuan dan di soak baru juga tidak semoga kedepannya kami juga mendapatkan bantuan ujarnya (iwan).


 

Share Us :
Tag:

Tinggalkan Balasan